1 C i n t a kumpulan puisi daniel kaunang C i n t a kumpulan puisi daniel kaunang r.2.1 © daniel v. kaunang Doa untuk Cinta diterjemahkan dari buku The Four Agreements karya Don Miguel Ruiz Rilis perdana, format e-book, Mei 2006 Rilis kedua, format cetak, Juli 2006 Rilis ketiga, format pocket e-book, Agustus 2006 Buku ini dapat diperbanyak atau disebarluaskan dalam kondisi dan format yang seutuhnya tanpa perlu mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penulis. Penulis dapat dihubungi melalui alamat e-mail daniel.kaunang@gmail.com Untuk mendapatkan tulisan lainnya, silakan kunjungi situs Air Kehidupan, http://airkehidupan.ca-net.com mjbookmaker by: http://jowo.jw.lt 2 daftar isi daftar isi 3 pengantar 4 2012 6 setan-setan peliharaan manusia 7 tunjuk sesat 9 ber-qurban tak perlu membunuh! 11 kekerasan, antara nurani dan dogma 13 perempuan bukan barang! 16 allah marah lagi 18 tanya tuhan dimana 20 agama cinta 22 hidup dan mati 25 kita semua adalah juruselamat 26 bhinneka tunggal ika 28 bersamamu 30 kembali kepada cinta 32 doa untuk Cinta 33 epilog 39 3 pengantar Rahayu, Berbagai hal yang terjadi di dunia terekam kembali dalam kumpulan puisi ini. Potret realitas yang di sana sini masih diwarnai dusta, kekerasan, penghakiman, penderitaan, dan lainnya, semua yang bermuara pada ketakutan. Namun kesemuanya itu juga sekaligus menumbuhkan keinginan, hasrat yang semakin membara, untuk menemukan kembali hidup yang dipenuhi cahaya dan cinta. Lebih dari sebuah pengharapan, yang membutuhkan perubahan pandangan dari paradigma lama. Para pecinta membutuhkan keberanian dan ketulusan, untuk terus menebar dan menumbuhkan. Hingga pada waktunya, segala sesuatu akan menjadi indah, dan semua mahluk berbahagia.. daniel 1 Mei 2006 4 Mencintai adalah hal yang terbaik dalam hidup ~ Krishnamurti 5 2012 bilakah kita hidup berdampingan dengan segala ragam kekayaan falsafah, budaya dan ilmu pengetahuan? bilakah kita hidup saling mengasihi tanpa membedakan bangsa, suku dan agama? bilakah kita hidup saling mencintai tanpa prioritas dan syarat antara teman, keluarga dan sahabat? aku berangan akan dunia di dua ribu satu dua 6 setan-setan peliharaan manusia dunia ini sedang sakit, dan umat manusia menderita, oleh karena mereka yang memelihara setan-setan di dalam dirinya bangga, malu, iri, cemburu, tamak, rakus, dusta, tipu, malas, tak mau tahu, marah, benci, nafsu birahi, budak materi.. berulang kali pergi haji, berulang kali menerima komuni, berulang kali beribadah, berulang kali menyebut namaNya.. 7 menjalankan setumpuk perintah agama, takkan membawa umat manusia kemana, sepanjang mereka terus memelihara setan-setan di dalam dirinya sesungguhnya telah diproklamirkan, bahwa Kerajaan Surga ada dalam diri tiap manusia, perdamaian kan terwujud, penderitaan pun sirna, pabila umat manusia mau menemukannya.. masuk dan tinggal di dalam kerajaan surga, ternyata tak semudah membalikkan tangan, butuh kesadaran, kerelaan, dan ketulusan, untuk melepaskan setan-setan peliharaan.. 8 tunjuk sesat agama masih terus ingin membunuh para nabi dan buddha menunjuk jalan lain sebagai sesat semata-mata demi kejayaannya, serta menjaga kesetiaan para hambanya.. mungkin bagi para sipir agama kreativitas adalah berbahaya, kebebasan berpikir, menyesatkan perubahan, tabu yang dilaknati.. mereka menunjuk jalan lain sesat berdasar kitab yang mereka sucikan, tidakkah justru mereka melakukan penyesatan mengurung umat manusia dalam lingkaran permusuhan? masih tidak mau sadarkah kita? penyesatan terbesar yang terus dilakukan agamaagama adalah memecah-belah umat manusia dalam diskriminasi berbagai jalan, seraya menyatakan jalannya yang paling benar 9 apakah nurani sudah basi? apakah kesadaran sudah langka? tunjuk sesat sudah biasa, siapa korban berikutnya? 10 ber-qurban tak perlu membunuh! pedih.. miris.. aku menangis... setiap tahun, ratusan binatang disembelih, sekedar memenuhi kewajiban ritual, warisan tradisi religius kuno.. berbagai dalih dan pembenaran diutarakan.. tetap tidak dapat menghapus bau amis darah yang membasahi bumi.. karena ber-qurban, tidak perlu membunuh! serendah apapun anggapan manusia terhadap binatang, mereka juga punya rasa, tanya apakah para sapi dan kambing mau disembelih.. ? tanya mengapa mereka meronta-ronta ketika dibantai.. ? tataplah matanya yang berteriak ketika darah menyembur dari lehernya.. 11 tidakkah kau rasa yang mereka rasa? ataukah sudah bebal diracun agama? peradaban damai hanya akan tercipta, ketika manusia berhenti membunuh.. 12 kekerasan, antara nurani dan dogma "Manusia membunuh, mereka membenci, mereka menghancurkan planet ini. Lalu, untuk apa mereka hidup? Yang Bumi butuhkan sekarang adalah ketenangan." ~ X The Movie (Clamp) ada krisis serius dalam masyarakat yang perlu kembali kita refleksikan. mungkin kita kurang menghargai hidup, mungkin kita kurang peduli pada realitas kehidupan. maukah kita perhatikan? kekerasan fisik pun psikis terus terjadi terhadap manusia, binatang dan alam.. manusia membunuh manusia.. vice versa.. manusia membunuh binatang.. binatang membunuh manusia.. manusia menghancurkan alam.. alam menghancurkan manusia.. 13 bagi kita itu wajar... kita membunuh binatang, dalam nama tuhan yang maha pengasih dan penyayang, dan mengatakannya itu bukan membunuh. kita membantai ratusan hewan, untuk dikonsumsi, dan mengatakannya itu bukan pembantaian. bagi kita itu wajar… ……. wajarkah? atas dasar apa? nurani atau dogma? hidup mempunyai akhir itu wajar, tapi mengakhiri hidup itu tidak. dahulu manusia dibunuh dijadikan kurban. 14 kesadaran membuat manusia mencari alternatif, binatang. dan seiring waktu mengantar pada kesadaran baru, bahwa berkurban tidak perlu lagi membunuh, manusia ataupun binatang. apapun alasan dogmatis yang masih mewajibkannya, membunuh tetaplah wujud kekerasan. selama manusia melakukannya, kekerasan akan terus terjadi di dunia.. kita dapat menghentikan lingkaran kekerasan itu, memperbaiki sikap terhadap binatang adalah salah satu berdamai kepada binatang, manusia, dan alam semesta, peradaban damai yang sejati niscaya kan tercipta.. rahayu, hidup itu indah, mari akhiri lingkaran kekerasan, jangan lagi ada pembunuhan.. 15 perempuan bukan barang! perempuan dikambinghitamkan penyebab turunnya azab tuhan perempuan dinajiskan penyebab kemaksiatan perempuan disamakan dengan virus dan setan hukuman bagi perempuan yang berani buka-bukaan! penjara bagi perempuan yang berani berciuman! neraka tempat perempuan yang tidak patuh pada aturan! aturan, aturan, aturan! para budak tuhan memenjarakan perempuan! 16 begitu banyak dibuat aturan untuk menindas perempuan budak agama para lelaki yang selalu merasa sok suci tak mampu kendali birahi perempuan yang selalu dimaki maaf, perempuan bukan barang! bukan untuk disandang bukan untuk dijual belikan bukan pula untuk direndahkan perempuan dan laki-laki hidup untuk saling mengisi berdampingan sederajat dan setara menuju era hidup dan cahaya. 17 allah marah lagi agama, tak ada hentinya menunjukkan wajah sangarnya nabi panutan disejajarkan dengan tuhan kumpulan legenda dan aturan dimaklumat sebagai kata-kata tuhan dan ego semilyar umat telah melekat buta pada keduanya ketika nama nabi disebut dalam peringkat seseorang dipenjara ketika ayat suci dimuat dalam novel seseorang difatwa mati ketika kekerasan agama diungkap dalam film seseorang dibunuh dan ketika semilyar umat melihat gambar nabinya dalam karikatur 18 wajah santun pun berubah kembali ke wujud penuh amarah "allahu akbar!" kembali bergema, "kalian telah membuat kami murka, hadapi kami!" tulis sipir agama ah, kalian vs kami lagi, benci sana benci sini.. menunjuk sesat, mencurigai merasa dihina, minta dihormati kekerasan oleh umat beragama, berangkat dari takut, melepuh merasa benci, terhina, curiga, dan marah.. agama yang terus menebar takut tak akan pernah menuai damai 19 tanya tuhan dimana ilusi pengkotakan akan terus ditanamkan, amarah dan kebencian akan terus berkobar, pembunuhan akan terus terjadi, peperangan akan terus berlangsung.. karena manusia meletakkan tuhan di luar dirinya, dan hanya melihat yang lain dari warna kulit, jender, umur, daerah asal, kebiasaan, tradisi dan agamanya.. namun, ketika seseorang menemukan tuhan di dalam dirinya, dia akan menemukan tuhan dalam diri orang lain, ketika itulah timbul kesadaran bahwa satu tuhan tidak dapat membunuh tuhan yang lain.. dan amarah dan benci akan hilang, pembunuhan akan berhenti, perang akan berakhir.. pabila tingkat kesadaran ini dicapai, 20 tidak ada lagi perpecahan, karena kamu, aku, tuhan, kita semua adalah satu.. jika bagi sebagian ini masih sebuah mimpi, mari, bersama kita wujudkan menjadi nyata.. sehingga pada akhirnya, semua mahluk hidup bahagia.. 21 agama cinta “Agama Cinta melintas semua agama; bagi para pecinta, satu-satunya agama dan iman adalah Tuhan.” ~ Jalaluddin Rumi kepada setiap orang yang bertanya, agamamu apa? aku berhati-hati menjawabnya mungkin karena pengalaman pribadi dihakimi dan dihujat sebagai “domba yang tersesat” namun kepada mereka yang melihat dunia tanpa penghakiman, aku tak sungkan tuk mengungkapkan agamaku bukan katholik, kristen, buddha, hindu, bukan pula islam.. tak ada satupun label melekat di kening yang dapat menjelaskan hubunganku dengan Bapa namun esensi agamaku ada pada katholik, kristen, buddha, hindu, islam.. 22 setiap atom kebenaran yang terkandung di dalamnya menyulam tiap bagian menjadi kesatuan.. agamaku bukan dari bumi ini tidak perlu sesajian dan uang untuk membangun tempat ibadah atau menggaji perantara tuhan agamaku sepenuhnya spiritual komuni antara jiwa dan roh Bapa yang memancar ke seluruh nurani dan raga cinta kasih buah dari agama sejati, tanpa syarat tanpa memandang perbedaan mencintai tuhan, mencintai manusia, mencintai alam semesta, semua sejatinya satu.. 23 "Saya tidak tergolong agama Buddha atau Katolik. Saya penganut ajaran KEBENARAN, mengkhotbahkan KEBENARAN... Anda boleh menyebutnya ajaran Buddha, Katolik, Tao atau apa pun yang Anda suka. Semuanya sama!" ~ Maha Guru Ching Hai 24 hidup dan mati aku rasa hidup dan mati adalah proses.. yang satu proses menjadi, yang lain proses transisi.. kelahiran dan kematian adalah metamorfosa.. pada saat yang sama, di realm yang berbeda.. kematian raga adalah kelahiran jiwa.. pemberhentian sementara untuk pindah kereta, melanjutkan perjalanan menuju Sumber Pertama.. berbahagialah pada saat kematianku! 25 kita semua adalah juruselamat Kristus datang ke dunia menujukkan jalan yang lurus, hidup yang baik, dan kebenaran yang sejati: bahwa seluruh umat manusia adalah anak-anak Tuhan dan juruselamat bagi dirinya waktunya segera tiba bagi para juruselamat untuk bangkit mereka akan mengabarkan kembali kepada dunia, berita suka cita bahwa seluruh umat manusia adalah anak-anak Tuhan dan anda, saya, kita semua adalah juruselamat bersama, kita akan menyirami dunia dengan cinta dan air kehidupan mengakhiri ajaran-ajaran ketakutan, 26 perbedaan, penyesalan, pengkotakan.. memadamkan kepercayaan dan ancaman neraka, setan, dan tuhan yang menakutkan.. menyemaikan benih-benih cinta dan keabadian, kebaikan, keindahan, dan kebenaran.. memanifestasikan Kerajaan Surga dari dalam ke sekeliling kita mengalirkan cinta Sejati dari hati kita kepada sesama tidak ada lagi takut, tidak ada lagi salah, tidak ada lagi penyesalan.. karena kita semua adalah juruselamat 27 bhinneka tunggal ika bhinneka tunggal ika dimana kini kau berada? ketika kutatap dinding tergantung lesu makna terlupa tertutup sarang dan debu hingga harus memicik mataku bhinneka tunggal ika mengapa kau diam saja? ketika para budak tuhan hanyut dalam delusi perpecahan terbakar ego dan dogma hingga sudah picik pikirannya bhinneka tunggal ika mari kita bebaskan mereka 28 dari belenggu dan sekat yang fana dengan cahaya dan cinta membakar ajaran takut dan neraka hingga damai turun kembali ke dunia 29 bersamamu ketika ku lelah dan penat kau terus memberi semangat dalam gelisah dan kesulitan kau slalu membuka jalan dalam canda dan tawa kau turut bergembira dan selama itu kau ada tanpa aku merasa kucari kau di mana-mana tak jua kau kutemukan ah, ternyata… 30 masih teringat jumpaku pertama tak kan terlupa kau menyapaku mesra walau tanpa banyak kata “aku ada di sini bersamamu” aku tersenyum memandangmu air mata berlinang di pipiku seraya kuucap selamat datang, sayang.. 31 kembali kepada cinta kembali kepada cinta kembalilah kepada cinta yang sepanjang hidupmu kau cari tak kunjung temukan dia bukan ada di sana, atau di sana melainkan di dalam dirimu semenjak pertama kali engkau ada karena kau dilahirkan dari cinta, dalam cinta, dan karena cinta, tak pernah dalam dosa atau kutukan maka, kembalilah kepada cinta, dan jadilah cinta, agar semua akhirnya tahu, bahwa umat manusia adalah satu 32 doa untuk Cinta kita akan berbagi mimpi indah bersama.. sebuah mimpi yang engkau akan suka memilikinya di setiap waktu. dalam mimpi ini kamu sedang berada di tengah suatu hari yang indah dan hangat. kamu mendengar kicauan burung, hembusan angin, dan gemericik sungai kecil. engkau berjalan menuju sungai. di tepi ada seorang tua yang sedang meditasi, dan kau melihat di atas kepalanya terpendar sinar yang indah beragam warna. kamu tidak ingin mengganggunya, tapi dia merasakan kehadiranmu dan membuka kedua matanya. orang itu memiliki tatapan yang penuh cinta dan senyum yang lebar. kau menanyakan bagaimana dia dapat memancarkan sinar yang indah itu. kau bertanya apakah dia dapat mengajarkanmu melakukan hal itu. orang tua itu menjawab bahwa lama bertahun-tahun sebelumnya dia bertanya hal yang sama kepada gurunya. kemudian dia bercerita: "guruku membuka dadanya dan mengeluarkan hatinya, kemudian dia mengambil api kecil yang sangat indah dari hatinya. lalu dia membuka dadaku, membuka hatiku, dan menempatkan api kecil itu di dalamnya. 33 dia menaruh kembali hatiku dalam dada, dan segera setelah hatiku berada dalamku, aku merasakan cinta yang amat kuat, karena yang ditaruh dalam hatiku adalah cintanya. api cinta itu berkobar dalam hatiku dan bertambah besar, api yang tidak membakar, tapi menyucikan segala yang disentuhnya. dan api itu menyentuh setiap sel dari tubuhku, dan sel-sel tubuhku mencintaiku kembali. aku menjadi satu dengan tubuhku, namun cintaku bertambah lebih besar. api itu menyentuh setiap emosi pada pikiranku, dan seluruh emosi berubah menjadi cinta yang kuat dan membara. dan aku mencintai diriku, seluruhnya dan tanpa syarat. akan tetapi api itu terus membara dan aku merasa perlu membagi cintaku. aku memutuskan untuk menaruh sedikit bagian dari cintaku dalam setiap pohon, dan pepohonan itu mencintaiku kembali, dan aku menjadi satu dengan pepohonan. tapi cintaku tidak berhenti, ia tumbuh semakin besar. 34 aku menaruh sebagian cintaku di dalam setiap bunga, di rerumputan, di tanah dan mereka mencintaiku kembali, dan kami menjadi satu. dan cintaku semakin bertambah dan bertambah mencintai setiap binatang di dunia. mereka membalas cintaku dan mencintaiku kembali, dan kami menjadi satu. tapi cintaku terus bertumbuh dan bertumbuh. aku menaruh sebagian cintaku dalam setiap kristal, di setiap bebatuan, di tanah, di logam, dan mereka mencintaiku kembali, dan aku menjadi satu dengan bumi. dan kemudian aku memutuskan untuk menaruh cintaku dalam air, di samudera, di sungai-sungai, di hujan, di salju. dan mereka mencintaiku kembali dan kami menjadi satu. dan masih cintaku bertumbuh semakin besar. kemudian aku memberikan cintaku kepada udara, angin. aku merasakan komuni yang erat dengan bumi, 35 dengan angin, dengan samudera, dengan alam, dan cintaku tumbuh dan tumbuh. aku menengadah ke langit, ke matahari, ke bintangbintang, dan menaruh sebagian cintaku di setiap bintang, di bulan, dan di matahari, dan mereka mencintaiku kembali. dan aku menjadi satu dengan bulan dan matahari dan bintang, dan cintaku terus bertumbuh dan bertumbuh. dan aku menaruh sebagian cintaku dalam setiap manusia, dan aku menjadi satu dengan seluruh umat manusia. kemanapun aku pergi, siapapun yang aku temui, aku melihat diriku dalam mata mereka, karena aku adalah bagian dari segalanya, karena aku cinta." kemudian orang tua itu beranjak dan membuka dadanya, mengeluarkan hatinya dengan api yang indah di dalamnya, dan dia menaruh api itu di dalam hatimu. sekarang cinta itu tumbuh di dalam dirimu. sekarang engkau adalah satu dengan angin, dengan air, dengan bintang-bintang, dengan seluruh alam, dengan semua binatang, dan dengan semua manusia. kamu merasakan hangat dan cahaya keluar dari api di dalam hatimu. 36 di luar kepalamu terpancar sinar beragam warna yang sangat indah. engkau bercahaya dengan pancaran cinta dan lalu berdoa: 37 terima kasih, o Pencipta Semesta, untuk anugerah kehidupan yang Engkau berikan kepadaku. terima kasih telah memberikanku segala yang aku sungguh butuhkan. terima kasih untuk kesempatan mengalami tubuh dan pikiran yang indah ini. terima kasih telah hidup di dalam diriku dengan seluruh cintaMu, dengan rohMu yang suci dan tiada batas, dengan cahayaMu yang hangat dan bersinar. terima kasih untuk menggunakan kata-kataku, menggunakan kedua mataku, menggunakan hatiku untuk membagikan cintaMu kemanapun aku pergi. aku mencintaiMu sebagaimana Engkau adanya, dan karena aku adalah ciptaanMu, aku mencintai diriku sebagaimana aku adanya. tolonglah aku untuk menjaga cinta dan kedamaian di dalam hatiku dan untuk menjadikan cinta ini sebagai jalan hidup yang baru, agar aku dapat hidup di dalam cinta seumur hidupku. amin. ~ Don Miguel Ruiz (The Four Agreements) 38 epilog ketika saya mulai memasuki fase ke dalam -menjelajahi alam mimpi atau bawah sadar- saya membayangkan ini akan menjadi pengalaman menuju ketiadaan (experience no-thing). namun yang terjadi, saya menemukan berbagai rasa, seperti cemas, takut, benci, salah, dan banyak lainnya, terpendam melayang-layang di dalam lautan bawah sadar, pribadi atau bahkan kolektif (collective unconscious). sepanjang hidup, alam eksternal (sadar) dan internal (bawah sadar) kita sedikit atau banyak telah terkontaminasi berbagai bentuk indoktrinasi, anggapan, dan ajaran-ajaran, yang menumbuhkan perasaan-perasaan negatif, salah, takut, sesal, marah, benci, dendam, prasangka, dan lain sebagainya, yang sebagian tertuang dalam coretan-coretan puisi di halaman-halaman sebelumnya.. kesemuanya yang pada akhirnya saya sadari merupakan ilusi. ketika berbagai ilusi tersebut teridentifikasi, kita memiliki kesadaran, kekuatan, dan kebebasan untuk memilih, ingin tetap berada dalam ilusi penderitaan tersebut, atau membuangnya? setiap orang tampaknya menginginkan kebahagiaan, kedamaian, cinta.. kesemuanya yang sesungguhnya tidak perlu dicari kemana-mana, karena selama ini 39 ada di dalam diri masing-masing! kesadaran itu menjadi jelas dengan sendirinya, ketika saya memilih untuk membuang ilusi yang membelenggu alam bawah sadar saya. seperti menepis debu yang selama ini menutupi sebuah kristal. perjalanan ini, setidaknya berujung kepada suatu penemuan, bahwa cinta, kedamaian, kebahagiaan, adalah realitas fitrah jati diri manusia.. *** 40 Keindahan dan cinta Layaknya tubuh dan jiwa; Keindahan adalah pikiran Dan cinta, batu berharga. Mereka telah selalu bersama Semenjak awal mula; Tak pernah mereka bepergian Kecuali berdampingan satu sama lain. ~ Abdul-Rahman Jami 41 mjbookmaker by: http://jowo.jw.lt